Terkesima seketika

Terkedu dan sayu

Air mata sedikit demi sedikit membasahi kelopak mata

Kisahnya menyayat hati

Diceritakan lagi tatkala air mula menitik

Dialihkan muka ke arah lain

Sungguh hati kecil itu sakit mendengar kisahnya

 

Kisahnya sudah lama berlaku

Ketika ini saat bertemu masih sebenarnya

Kelopak mata dikelip menghilangkan titik air mata

Usai dikisahkannya terus berlalu pergi

Saat duduk termenung

Air mata itu tiba-tiba keluar

Deras sungguh

Tersedu bersama teringat kisahnya

 

Hati kecil itu selalu tewas

Jika kisah yang sama menerjah

Kisah yang dilalui juga turut sama berpadu

Menyajikan lagi kesayuan dan kesedihan

Tergamak kisahnya dicipta sebegitu rupa

Bukan siapa dalam kisahnya

Kisahnya dalam kisahnya sendiri

 

Kehidupan dalam kisahnya bukan lagi seperti dulu

Bukan lagi seperti dakwat dan pen yang sentiasa memerlukan

Bukan lagi seperti kopi, air dan gula yang sentiasa bersama untuk dihidangkan

Mengapa kisahnya itu berlaku?

Bukan siapa tapi itulah siapa dalam kisahnya sendiri

Hanya mampu mendoakan

Moga diberi kebaikan dalam kehidupan kisahnya

 

by, akubah (23.6.2012)

 

Advertisements